confidence makes you stronger

 

Hidup lah sebuah pasangan kekasih antara nayla dan vero mereka menjalani hubungan selama 6 tahun lebih. Kisah kasih mereka sangatlah romantis tetapi ada satu kendala di antara mereka yaitu perbedaan agama keduanya sangat kuat terhadap agama masing-masing saling menghormati sesama perbedaan agama, buat mereka perbedaan agama bukanlah suatu jarak atau tembok penghalang tetapi saling melengkapi.

Karena mereka yakin selama ini hidup di antara perbedaan agama memang terlihat sulit tetapi setelah di jalani mereka bisa  melewati nya sampai 6 tahun kedepan ini, karena buat mereka cinta yang menyatukan segala perbedaan. Setiap ada perayaan agama dari mereka masing-masing mereka selalu hadir misalnya saat mereka lagi jalan ke mall vero selalu mengantarkan nayla ke mushola terdekat dan mengingatkanya untuk sholat, vero yang setia menunggu nayla sampai selesai sholat di depan mushola.

Sebaliknya nayla yang juga sering menemani vero setiap hari minggu ada kebaktian di gereja bahkan pernah sesekali nayla ikut masuk dan menyaksikan kebaktian tersebut Di dalam gereja mereka yang duduk bersampingan sambil berpeggangan tangan. Sepulang dari kebaktian vero mengajak nayla berkunjung kerumahnya memang orang tua vero sangat senang dengan nayla dan setuju mereka sampai sejauh ini pacaran.

Siang hari di meja makan semua keluarga vero berkumpul disitu juga terlihat nayla yang sedang ikut membantu menyiapkan makanan untuk makan siang bersama

Mamah vero : jadi rencana kalian menikah kapan? Sudah ada rencana belum??
Dan tiba-tiba vero dan nayla terdiam saling bertatap wajah,

Vero : mamah kita kan masih muda nanti lah di bicarakan

Mamah vero : ohh tidak bisa kalian berpacaran sudah bisa di bilang lama dan umur kalian juga
sudah sangat matang untuk menuju ke pernikahan, lagian mamah sangat setuju kamu dengan nayla

Vero : mamah tidak secepat itu ya vero juga mau sampai ke pernikahan dengan nayla tapi mah masih banyak yang harus di persiapkan dan difikir matang

Mamah : masalah apa?? Vero… mamah yakin kalian sudah bisa berfikir dewasa jadi pasti tau apa yang harus kalian lakukan
Vero : mamah sudah cukup kita bicara ini nanti saja, sekarang lagi makan siang ga enak. (vero melirik ke arah nayla yang sedang duduk tertunduk diam vero pun tak tega melihatnya)
Di perjalanan pulang menuju rumah nayla, vero mengantar nayla pulang di dalam mobil vero meminta maaf atas kelakuan mamah nya tadi.
Vero : nayla, maafin mama ku yah kalau memang ada kata yang salah
Nayla : engga kok vero justru mamah kamu benar, ucapan dari orang tua memang selalu benar kita memang seharusnya sudah fokus untuk memikirkan kedepan dan kita memang harus berfikir lebih dewasa lagi
Vero : udah udah yah nayla aku ga mau kamu memikirkan hal itu buat ku hidup seperti ini sudah cukup aku sayang kamu nayla sangat sayang. Kalau perlu aku rela ikut keyakinan kamu demi melengkapi cinta kita
Nayla : engga vero!! Aku ga akan setuju dan terlebih jangan buat orang tua kamu kecewa dengan kamu, aku ga mau kamu di cap sebagai anak yang melawan orang tua. Biarlah semua ini berjalan apa adanya kalau kita jodoh suatu saat kita pasti akan bersatu. Jangan buat masalah ini sebagai penghalang cinta kita tetapi kita harus tau bagaimana cara mengatasinya
Di peluklah nayla dengan vero sangat lah erat, terlihat dari wajah nayla sebenarnya sangat sedih tetapi nayla tidak ingin terlihat sedih di depan vero dan nayla harus kuat bagaimana pun keadaan itu.
Sesampainya dirumah nayla sebuah rumah yang sederhana, nayla memasuki kamarnya dengan wajah lesu bersapa dan bersalaman tangan dengan ibu nya pun terlihat lesu

Ibu nayla : kamu kenapa nak?? Wajahmu terlihat lesu sekali??

Nayla : tadi ada permasalahan sedikit selagi makan siang di rumah vero.

Ibu nayla : loh kamu kenapa?? Bertengkar dengan vero??

Nayla : tidak bu, tadi di meja makan mamah vero membicarakan tentang pernikahan aku dan vero. Vero masih belum siap bilang kepada mamahnya walaupun sebenarnya nayla tau yang di maksud  vero adalah tentang keyakinan kita masing-masing, nah ibu tau dong betapa kuatnya keyakinan mereka dan yang buat nayla sedih vero tadi bilang di mobil kalau dia rela pindah keyakinan demi ingin bersatu dengan aku ibu

Ibu nayla : nak vero memang terlihat sangat tulus menyayangi mu

Nayla : tetapi bu, nayla tidak mau vero melawan aturan keluarga nya demi nayla. Nayla Cuma mau kita menjalani dulu buat nayla kalau memang nayla dan vero berjodoh tantangan sebesar apapun kita akan tetap bersatu

Ibu nayla : kamu sabar ya nak, mungkin semua ini cobaan dan kalian harus kuat menghadapinya. Ibu rela jika kamu mau ikut dengan vero demi mengabadikan cinta kalian ibu ikhlas nak (ibu nayla pun mengeluarkan air mata)

Nayla : ibuuu bukan seperti itu caranya, nayla tidak mau menggampangkan sesuatu hanya untuk kepentingan hidup nayla bu biarlah percaya semua ini sudah ada yang mengaturnya bu.
Keesokan harinya nayla mulai berfikir keras tentang hubungan nya dengan revo, memikirkan nayla harus tetap bertahan demi cinta mereka dengan rela berkorban untuk keyakinan nya tetapi nayla pun tidak mau mengecewakan keluarganya di satu sisi bila nayla mundur dan memutuskan untuk pergi meninggalkan vero walaupun terlihat sulit untuk di jalani.
Hari ini nayla ingin bertemu dengan vero di suatu tempat tepat di atas bukit bintang vero dan nayla duduk di pinggiran melihat pemandangan bawah dari atas lampu-lampu jalanan terlihat indah menghiasi perbincangan mereka. Nayla yang terlihat sedang bersandar di bahu vero

Nayla : kalo boleh di izinkan aku ingin seperti ini terus sama kamu tetapi kalau sampai rumah terus mengingat kejadian sewaktu itu rasanya hampa sekali aku tidak sanggup

Vero : sayang, kamu tidak sendiri ada aku disini percayalah aku tidak mungkin membiarkan kamu menyelesaikan masalah ini sendirian. Aku yakin kita bisa menyelesaikan nya tanpa membuat kita berpisah

Nayla : kita memang yakin tetapi apakah tuhan mengizinkan?? Aku hanya saja tidak mau memaksakan keadaan yang nanti nya akan merusak semua nya

Vero : kalau kamu percaya dan kamu yakin pasti kita bisa
Nayla tersenyum senang merasa nyaman selalu dekat vero kekuatan cinta mereka sangat kuat walaupun di keadaan yang sangat sulit seperti ini menerpa mereka
3bulan telah berlalu kini suasana semakin sulit bahkan tidak seperti yang nayla bayangkan, sudah tiga bulan belakangan ini vero pun menghilang entah kemana nayla sudah mencoba terus mencari vero tetapi hasilnya kosong bahkan nayla sudah mendatangi keluarga vero tidak ada satu anggota keluarga pun yang nayla temui yang ada hanyalah pembantu dirumah vero. Tampang sedih dan kecewa terlihat dari wajah nayla untung saja nayla mempunyai sahabat yang ada disaat dia sedih yaitu kara.

Di sebuah cafe di sekitaran daerah kantor nayla, terlihat nayla dan kara sedang duduk sambil membicarakan sesuatu

Kara : sudah dong nayla jangan sedih mulu gue ngerti kok posisi lo lagi kehilangan vero

Nayla : kara… gimana gue ga mau pusing mikirin bayangin sudah tiga bulan belakangan ini gue kehilangan vero, lo sendiri tau kan yang biasanya hari-hari gue sama vero dan sekarang gue kehilangan vero

Kara : lo udah coba datangin ke rumahnya nanya-nanya gitu disana

Nayla : gue udah coba Tanya teman-teman nya,di kantornya semuanya bahkan sampai kerumahnya pun  udah gue datengin. Tapi yah gue rada curiga pas Tanya ke pembantunya

Kara : curiganya??

nayla : hmmm gatau yah kayak ada sesuatu aja yang di sembunyiin dari gue. Yang gue rasaiin sih kayak gitu

Kara : masa sih?? Bukanya keluarga mereka baiknya keparahan yah sama lo

Nayla : nah itu dia gue juga bingung, semenjak pembiaraan sewaktu itu tentang hubungan gue ke vero entah kenapa jadi berubah sepihak gini. Gue pun ga ngerti

Kara : mending lo jangan berfikir yang negative deh coba selidikin aja dulu siapa tau ada urusan lain.Tetap saja fikiran nayla terus tertuju terhadap kecurigaanya merasakan seperti ada yang mengganjal di hati.
Malam hari nayla seperti biasa tidak bisa tidur dan tiba-tiba dia mendengar ada yang mengetuk jendela kamarnya saat nayla buka dan ternyata itu VERO!! Wajah kaget terlihat dari nayla

Nayla : kamuu!!!! Yaampun ngapain lewat jendela kamar sih kenapa ga lewat pintu depan aja

Vero : sssttttt udah kamu jangan banyak Tanya buruan ikut aku keluar
Nayla : eh ehhh tapi mau kemana?? Nanti kalo ibu tau gimana??

Vero : udah makanya kamu diem-diem aja jangan berisik

Nayla : tapii tapiii…. Aku masih pake baju tidur gini

Vero : issss cerewet udah buru ikut aja ah buruannn
Sesampainya di dalam mobil tanpa basa-basi vero langsung memeluk erat nayla melepas rindu.

Nayla : kamu kemana aja sih vero ?? aku cemas tau ga nyariin kamu kesana kemari sampai
kehilangan akal

Vero : maaf ya sayang aku tidak ada maksud untuk nyakitin kamu aku pergi di karenakan ada sesuatu yang sangat  mendadak

Nayla : ya tetapi ga seperti ini dan ga biasanya kan kamu kayak gini?? Aku tuh sampai ga tau lagi musti gimana cari-cari kamu nya

Vero : hehehe maaf yah, yang terpenting kan sekarang aku sudah ada di depan mata kamu nih (tanpa basa basi vero pun langsung memeluk nayla dan berkata dalam hati “maafkan aku nayla sesungguhnya kamu tau apa yang sebenarnya terjadi mungkin kamu akan menangis dan aku tidak mau itu terjadi dengan mu”)

Nayla : janji yah jangan ninggalin aku lagi yah kamu

Vero : iya-iya ah bawel deh kamu iihhh hehehe

Nayla : iihhh kok aku di katain bawel sih?? Tapi kangen akunya juga kan kamu hehehe

Vero : aaaaaa embeeemmm (sambil mencubit pipi nayla)
Suasana romantis pun mereka berdua dapatkan…..
Keesokan harinya di kantor terlihat vero dan sahabatnya bagas sedang membahas apa yang sebenarnya terjadi tentang kepergian vero selama ini..

Bagas : lo kemana aja si ver sumpah yah lo tuh udah bikin panik si nayla tau . dia sampai datang ke kantor ini nanya ke gue katanya nyari ke rumah lo . ternyata lo dan keluarga lo sepi ga ada di rumah

Vero : iya sob, gue lagi ada urusan di luar adalah something

Bagas : hmmm lo ga lagi bohong kan sama gue ver?? Hayolah lo kalo lagi ada problem bisa cerita ke gue kita sahabatan sudah lama loh

Vero : hmmm tapi please gas lo jangan cerita ke siapa-siapa lagi terutama kepada nayla
Bagas : tunggu..tunggu kayaknya ini problem rada serius nih??

Vero : bukan serius lagi tetapi memang benar-benar serius . lo tau selama ini gue kemana?? Gue itu di jodohin ke cwe lain, sama orang tua gue di karenakan mereka ingin gue cepat-cepat menikah

Bagas : loh ?? bentar-bentar menikah?? Di jodohin?? Eh sob..sob lo serius?? Lo lagi becanda kan ini?? Setau gue hubungan lo sama nayla kan di restuin banget

Vero : ceritanya panjang sob.. gue tuh hampir pusing mikirin ini tau ga sempet berdebat sama nyokap gue

Bagas : waduh kasian nayla nih kalo sampe tau hal ini

Vero : nah maka dari itu lo jangan kasih tau dia dulu, gue ga mau liat dia sedih dan pastinya dia bakal kecewa banget

Bagas : lo ga coba cari solusi gitu??

Vero : semua solusi sudah gue fikirin sampai yah gue mau pindah keyakinan ikut ke nayla Cuma ya lo tau orang tua gue ga akan izinin tapi buat itu gue ga mikirin dan dari nayla nya juga ga izinin gue, nayla ga mau gue jadi anak durhaka yang melawan ajaran keluarga.

Bagas : hmmm iya si ver aga berat untuk masalah keyakinan memang tapi saran gue lo harus cepet-cepet cari solusi seengganya nayla tau hal ini bagaimana pun juga dia kan cwe lo

Vero : iya sob thanks yah. Gue bakal lakuin apapun itu untuk nayla
Di keberadaan lain di kantor nayla, tepatnya di sebuah kantin kantor saat makan siang terlihat nayla dan sahabatnya yaitu vita..

Vita : gimana kabar lo sama vero??

Nayla : hahaha alhamdulilah baik-baik aja kok semalm dia kerumah

Vita : ohhh udah balik dia?? Terus cerita ga sama lo ngilang kemana dia??

Nayla : hmmm vita…. dia ga ngilang dia lagi ada urusan sama keluarga nya yang mendadak

Vita : hmmm emang lo ga ngerasain keanehan gitu ?? pergi?? Tiba-tiba?? Mendadak??

Nayla : sejak kapan sih gue punya rasa curiga ke pacar gue sendiri?? Yang ada hati gue yang ga tenang, kasian vero juga kalo gue curigain risih dong. Buat gue kita pacaran itu saling percaya satu sama lain

Vita : betah ya lo pacaran sama beda keyakinan sabar banget lagi

Nayla : vita… gue itu pacaran bukan karena sabar atau apapun, tetapi karena gue sama vero itu saling melengkapi perbedaan kita dan perbedaan itu lah yang menyatukan cinta kita hehehe

Vita : hmmmm mulai tua deh bahasa lo yah hahahha

Nayla : eh kok tua sih?? Loh emang bener kan hahaha makanya cari pacar neng betah amat lo jomblo

Vita : heloooow gue jomblo bukan berarti gue ga laku yah tapi gue yakin tuhan sudah memberikan jodoh untuk gue tunggu hahahha

Nayla : lebih tua bahasa lo deh kayaknya yah hahaha
Suasana canda tawa vita dan nayla terlihat saat makan siang bersama, Dan tiba-tiba vero mendadak ada di samping nayla, nayla pun kaget ada vero datang menyusuli dia selagi makan siang

Vero : haiii sayang (sambil mencium khening nayla) haii vita..

Vita : haii veroooo

Nayla : hai kamu loh kok tumben mau kesini ga ngabarin aku dulu??

Vero : ya surprise dong aku mau ajak kamu keluar makan sore versi kita

Nayla : makan sore ?? versi kita?? Ada-ada aja kamu ah

Vero : loh emang bener aku mau ajak kamu makan sore versi kita yah dijamin romantis deh

Vita : ohhhh so sweet deh kalian bikin iri aja hehehe

Nayla : vero apa sih malu tau ihh kamu mah

Vita : yaelahhh lo nay sama pacar sendiri pake malu-malu biasanya juga malu-maluin lo hahaha
piss yaudah gih sana jalan nanti gue bilang bos lo izin keluar oke

Vero : thanks ya vit gue culik dulu nih si nayla hehe
Sesampainya di sebuah masjid vero berhenti di sebuah depan masjid…

Nayla : vero kamu ngapain bawa aku kesini?? Engga ngerti deh

Vero : kamu percaya jodoh??

Nayla : percaya dong percaya banget!!

Vero : kalau kita jodoh aku kamu dan keluarga kita akan bersanding disana (sambil menunjuk kea rah masjid tersebut)

Nayla : maksud kamu ??

Vero : sayang (sambil memegang kedua pipi nayla) kalau nanti kita suatu saat di takdirkan untuk bersama aku pasti akan ikut kamu

Nayla : vero berkali-kali kan aku bilang kamu jangan membantah perkataan orang tua kamu

Vero : nayla.. kan aku bilang kalau kita jodoh aku dan kamu akan berada di tempat ini aku bukan bermaksud untuk niat membantah omongan mamaku . masa iya aku melawan kehendak

Nayla : iya aku mengerti maksud kamu, Cuma kalau kita tidak jodoh??

Vero : kamu ikhlas melepaskan aku?? Yang ada aku ga akan ikhlas berpisah dari kamu

Nayla : hmm ternyata disini titik perbedaan yang sebenarnya terjadi dari awal aku sudah percaya kalau cinta lah yang menyatukan semua perbedaan tetapi sampai detik ini aku belum menemukan titik akhir dan disini lah titik yang harus kita temukan.
Keesokan harinya ….

Saat nayla ingin berangkat ke kantor Tiba-tiba vita dan bagas mendatangi rumah nayla,
Nayla : ciyeeee datang nya bisa barengan gini nih kerumah gue hahaha udah jadian yah kalian

Vita : nay nay gue punya kabar buat lo tadi itu (dan tiba-tiba vita di tarik dengan bagas)

Bagas : hehehe engga nay, jangan dengerin si vita hehe

Nayla : bentar…bentar kalian ada apa sih sebenarnya?? Tiba-tiba datang ngerusuh ga ngerti gue
Vita : maaf ya gas gue harus bener-bener kasih tau soal ini sama nayla biar bagaimanapun nayla kan sahabat gue

Bagas : tapi kan vero juga sahabat gue

Nayla : tunggu…tunggu vero?? Ada hubungan nya dengan vero kah??

Vita : jadi gini nay, tadi gue secara ga sengaja mendengar pembicaraan bagas sama vero lewat telf ternyata yang waktu vero pergi itu dia di jodohin oleh kedua orang tua nya

Nayla : apa?? Lo lagi becanda kan?? Ga lucu ah udah deh udah siang mau telat kita ke kantor nya ada-ada aja deh ah hahahha

Vita : kalo lo ga percaya Tanya langsung aja ke bagas
Nayla : beneran gas??

Bagas : maaf yah nay sebelumnya gue sebenarnya ga boleh cerita masalah ini sama lo biar vero sendiri yang nanti nya cerita langsung sama lo

Nayla : jadi beneran yang waktu tiba-tiba vero pergi itu ternyata dia di jodohin dengan wanita lain??? Baiklah gue harus ketemu vero hari ini juga

Bagas : sudah telat nay!! Hari ini vero akan menikah dengan calon yang dipilih orang tua nya, sebenarnya vero mau ngomong langsung sama lo tapi dia udah ga ada waktu lagi

Nayla : ini apa lagi?? tadi gue denger cerita vero di jodohin dan sekarang hari ini juga dia akan menikah ?? semalam gue mimpi apa sih?? (nada berbicara nayla dengan suara keras sambil menangis)

Vita : sabar nay mungkin ini jalan yang sebenarnya buat lo . lo harus tentuin sikap untuk kedepan nya

Nayla : okeh bagas kasih tau gue dimana vero sekarang

Bagas : tapi nay, gue ga boleh kasih tau keberadaan vero sama lo

Nayla : bilang vero PENGECUT!!! Dia sama aja bersembunyi di belakang keadaan, gue ga ngerti kok dia ga mikirin perasaan gue selama ini

Vita : sabar yah nay, gue disini ada buat lo (sambil memeluk nayla)
Bagas : vero ada dirumahnya!!

Tanpa basa-basi nayla,vita dan bagas mendatangi rumah vero, sesampainya dirumah vero ternyata rumah vero sepi dan vero beserta keluarga nya sudah bergegas pergi ke sesuatu tempat..
Sesampainya di tempat tersebut terlihat vero berpakaian berwarna putih dan rapih, tiba-tiba melihat nayla vero pun kaget apalagi saat nayla memanggil namanya

Nayla : vero!!!!!!!
Vero : menghampiri nayla dan berkata nay, maafin aku gatau kalau ternyata keadaanya seperti ini
Nayla : sssttttt (dan tiba-tiba nayla memeluk vero) aku tidak akan menyalahkan keadaan, yang buat aku sedikit agak kecewa kenapa kamu tidak bilang langsung sama aku?? kenapa harus aku dengar dari teman kamu??

Vero : justru itu aku tidak mau membuat kamu sedih nay, aku tau aku bersalah aku pengecut menghadapi kenyataan ini

Nayla : jika ini memang yang tuhan berikan jalan ke kita aku ikhlas aku ikut bahagia walaupun kenyataan nya kamu bukan bersama ku

Vero : tapi jujur nay aku tidak mencintainya, aku mencintai kamu aku rela membatalkan pernikahan ini untuk kamu

Nayla : engga vero!! Kamu harus terima kenyataan dan belajar untuk mencintai orang yang mencintai kamu biarlah semua ini menjadi kenangan yang indah biar bagaimana pun dulu kamu pernah ada di hatiku

Vero : baiklah aku akan mencoba terima kenyataan dan mengikhlas kan semua yang terjadi. Kamu pulang yah jangan terus ada disini aku tidak mau kamu tambah terluka nantinya
Nayla : engga vero aku ikut aku akan menjadi saksi hidup di pernikahan kamu walalupun itu bukan dengan ku.

Vero : tapi nay???
Vita dan bagas berada di belakang posisi nayla dan vero mereka ikut sedih menyaksikan kejadian tersebut vita mencoba menguatkan hati nayla.
Sesampainya di dalam acara pernikahan nayla menyaksikan semua dari acara awal tidak bisa di bohongi kalau memang nayla sedih sekali menyaksikan pernikahan seseorang yang sangat dia cintai dengan wanita lain, terlihat dari kedua mata nayla terus meneteskan air mata dan untung di samping nayla terlihat ada vita menggenggam erat tangan nayla membantu nayla untuk kuat. Dalam hati nayla berbicara “cinta ini yang menguatkan aku yang buat bertahan tulus tetap berada disini”
“You are my sweetest thing baby, you are candle light I believe its you now I know its you”

Berdasarkan cerita dia atas hanyalah cerita karangan yang terlintas difikiran saya. Hanya meringkas sebagian cerita tentang yang namanya berbeda keyakinan yang selama ini saya banyak mendengar cerita dari orang-orang sekitar. Banyak yang berpacaran berbeda keyakinan jujur termasuk saya selama ini kebanyakan berpacaran dengan yang berbeda keyakinan. Tergantung dari kita nya bisa membawa diri sampai ke jenjang akhir atau hanya berbatas di jalur berpacaran😀

images (2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s